Luhut Minta Prabowo Perkuat Pertahanan Laut

redaksi
Luhut Minta Prabowo Perkuat Pertahanan Laut
Luhut di acara INSA/ist

OFFSHORE Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut Indonesia belum terlalu berjaya di laut. Padahal, 70% wilayah Indonesia terdiri dari lautan.

Sehingga perlu ada aparat coast guard yang terintegrasi dan punya armada besar. Luhut mengaku sudah melakukan pembicaraan dengan Menhan Prabowo untuk melakukan pembenahan pada fungsi dan kelembagaan coast guard.

"Indonesia ini negara kepulauan terbesar di Dunia. Kita masih belum jaya di laut. Kita suka lupa, Indonesia itu 70% terdiri dari laut. Besar sekali," ungkap Luhut di sela membuka Rapat Umum Anggota (RUA) Asosiasi Pemilik Pelayaran Nasional Indonesia (Indonesian National Shipowners Association/INSA) di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (9/12/2019).

Pada kesempatan tersebut Luhut meminta sejumlah masukan dari INSA dalam rangka perumusan kebijakan pemerintah. Dia menegaskan, kebijakan yang dibuat harus betul betul mencerminkan keinginan dari rakyat.

Tapi di sisi lain juga harus memelihara titik keseimbangan, mengingat Indonesia juga hidup di tengah masyarakat dunia. Salah satu kebijakan konkret yang tengah dirumuskan adalah mengenai coast guard atau aparat patroli laut yang terintegrasi.

"Saya juga melihat mengenai tadi coast guard. Kami sudah bicara dengan Pak Budi (Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi). Kita segera revisi omnibus law, nanti itu semua akan kita satukan," tandasnya.

Luhut bilang bahwa Badan Keamanan Laut (Bakamla) akan berfungsi murni sebagai coast guard.

"Sekarang ini kan enggak jelas. Kita kadang-kadang suka yang nggak jelas, sekarang kita pengen jelas semua. Iya iya enggak enggak. Sehingga coast guard bisa seperti di Natuna," urainya.

Dia juga ingin kapal-kapal coast guard tidak lagi berukuran kecil. Artinya, kapal tersebut harus mampu melakukan patroli di lautan lepas dengan kapasitas yang lebih dari saat ini.

"Nah ini juga menjadi policy. Saya bicara dengan menteri pertahanan. Saya bilang ke Pak Prabowo. Wo (Prabowo) kamu kasih dah itu yang (ukuran kapal) 140 meter, atau 138 meter. Frigate kita ini baru 105 meter. Jadi baru 2 hari (aparat) udah muntah-muntah itu di laut," katanya.

"Saya bicara dengan Menhan langsung cepat. Sekarang kita ubah ini," katanya. Red/cnbc
 

#insa   #bakamla   #laut   #luhut   #prabowo