Silaturahim Nasional Ikatan Alumni Teknik Mesin Universitas Brawijaya

Doci
Silaturahim Nasional Ikatan Alumni Teknik Mesin Universitas Brawijaya
Keseruan di Silaturahmi Nasional Teknik Mesin Unibraw

OFFSHORE Indonesia - Alumni memiliki posisi dan peran strategis. Tak terkecuali alumni perguruan tinggi. Perguruan tinggi sebagai almamater dengan alumninya dapat bersimbiosis mutualisma. Keduanya, jika memiliki hubungan yang sangat kuat, bisa saling menguntungkan dan saling mendapatkan manfaat kebaikan.

Alumni secara tidak langsung bisa berperan sebagai sales promotion person. Alumni adalah show chase, contoh nyata almamaternya. 

Peran alumni juga bisa dilihat saat berinteraksi langsung dengan lingkungannya di tengah masyarakat. Pun, dengan lembaga lain. Alumni bisa aktif pada berbagai bidang life skill, soft and hard skill. Alumni dapat mengambil peran sebagai pengusaha, konsultan, eksekutif perusahaan, politisi, anggota legislatif, aparatur sipil negara/regulator, pendidik/guru/dosen, dan sebagainya.

Peran itu yang membuat alumni berada dalam posisi itu yang penting dan mendesak sebagai salah satu pilar pengembangan almamater di masa depan. Sehingga kerja sama almamater dengan alumni melalui berbagai potensi yang ada, sangat perlu ditumbuhkembangkan.

Acara Silaturahim Nasional Ikatan Alumni Teknik Mesin Universitas Brawijaya ini adalah aksi strategis menangkap sinyal itu, tutur Dr. Djarot Darmadi, Ketua Jurusan Teknik Mesin Universitas Brawijaya (UB). Ia pun menghubungi, Ari Wijaya, Ketua Ikatan Alumni Teknik Mesin UB, untuk menggelar acara strategis ini.

Kenapa Cikarang dipilih? Cikarang salah satu basis tempat alumni Teknik Mesin UB berkarya dan bekerja. Di samping itu, setidaknya berada di titik tengah sentra domisili alumni di Jakarta, Bandung, Cirebon dan sekitarnya.

Tercatat 632 orang hadir dari 5.300 alumni Teknik Mesin. Rombongan dosen dari Malang juga hadir di Cikarang sejak Sabtu. Kami bersyukur, Prof. Dr. Ir. Pitojo Tri Juwono, Dekan Fakultas Teknik UB beserta jajaran juga hadir pada acara ini.

Acara hari ini, Minggu (13/10/2019) adalah puncak pertemuan. Selain silaturahim, menambah jejaring dan tentu saja ajang kolaborasi antar alumni dan juga alumni dengan kampus. 

Pada sehari sebelumnya, beberapa alumni dipilih secara random untuk memberikan masukan, termasuk kurikulum kepada Jurusan Teknik Mesin UB. Acara ini juga untuk memilih Ketua Ikatan Alumni Teknik Mesin periode 2019-2023.

Pada kesempatan ini, kami juga mengucapkan terima kasih kepada para sponsor dan donator yang telah menyukseskan acara ini. Semoga mendapat balasan yang jauh lebih baik. Kami berharap apa yang kami lakukan menjadi sumbangsing memberikan sdm unggul kepada negeri ini, pungkas Djarot mengakhiri sesi wawancara siang tadi.