Teka-Teki Menteri Energi

doci
Teka-Teki Menteri Energi
Presiden Jokowi/ist

OFFSHORE Indonesia - Siapa calon Menteri ESDM di kabinet kedua Jokowi-Ma’ruf? Teka-teki itulah yang dalam dua bulan terakhir terus diperbincangkan kalangan energi. Sama seperti 2014 lalu, media juga sibuk menebak-nebak hingga akhirnya Sudirman Said diumumkan secara langsung oleh Jokowi. Saat itu nama Sudirman sama sekali tak banyak dibahas, bahkan hampir tak masuk radar. Tetapi siapa sangka justru Sudirman yang akhirnya dipercaya Jokowi memimpin Kementerian ESDM. Nah, apakah kabinet baru nanti juga akan mengulang kisah Sudirman? Tidak ada yang tahu pasti, kecuali Presiden sendiri.

Akan tetapi, seperti lazimnya, sejumlah kandidat juga sudah banyak bermunculan. Baik yang wajah lama maupun wajah baru. Keduanya sama-sama diyakini memiliki peluang yang sama kuat. Tanda-tanda dominasi sosok tertentu sulit dilihat. Segalanya masih samar-samar. Lantas, siapakah di antara mereka yang beruntung mendampingi Jokowi? Semuanya akan terjawab pada saat pengumuman kabinet nanti.

Sebagai salah satu pos kementerian yang tergolong ‘seksi’, Menteri ESDM merupakan sosok yang banyak dinanti khususnya kalangan pengusaha energi dan pertambangan. Sosok yang tepat akan menimbulkan iklim investasi yang sehat pula. Demikian sebaliknya. Sehingga pemilihan Menteri ESDM mau tak mau juga harus mempertimbangkan ‘kepentingan’ para pengusaha, tidak saja bergantung pada selera Presiden semata.

Sementara dari pihak Istana, kata kunci siapa punggawa ESDM sudah bulat. Yakni, seorang profesional murni, bukan kader parpol tertentu. Dengan demikian, pembahasan soal siapa sosok tersebut pada dasarnya sudah semakin mengerucut. Namun begitu, mungkin saja pemilihan menteri tersebut nanti meleset dari prediksi lantaran dipengaruhi oleh lobi-lobi politik.

Petahana yakni Ignasius Jonan masih kuat disebut-sebut akan kembali menduduki kursi Menteri ESDM. Sama kuatnya dengan Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar. Tetapi bukan berarti Jonan-Arcandra tak punya saingan. Dari informasi beredar, President Indonesian Petroleum Association (IPA) Tumbur Parlindungan, Deputi III Bidang Koordinasi Infrastruktur Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Ridwan Djamaluddin yang juga Ketua Ikatan Alumni ITB, juga digadang-gadang sebagai penerus Jonan.

Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Arif Budimanta yang juga politisi PDIP dan juga Anggota DPR Komisi VII Adian Napitupulu sebagai Wakil Menteri ESDM yang disokong Aktivis 98. Sementara bisik-bisik di partai koalisi, Jokowi sudah bulat memberi tiga jatah kursi menteri bagi Golkar, salah satunya menunjuk Satya Wira Yudha sebagai Menteri ESDM.

Satya Wira Yudha sebenarnya bukan nama baru. Dia sempat masuk kandidat sebagai menteri ESDM pengganti Arcandra Tahar tahun 2016 lalu. Ketika itu Arcandra tersandung lantaran dwi kewarganegaraan. Politikus Golkar Misbakhun ketika itu bahkan menyebut kolega di partai beringin ini sebagai calon kuat.

Sementara bila mengutip polling detikcom yang digelar 10 hingga 30 September 2019, terdapat enam nama yang punya peluang kuat menduduki kursi Menteri ESDM. Di posisi pertama ada nama ekonom Faisal Basri. Pria kelahiran 6 November 1959 ini pernah ikut serta bersama pemerintah memberantas mafia migas. Dia pernah ditunjuk sebagai Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas.

Lalu ada nama Dwi Soetjipto yang saat ini menjabat Kepala SKK Migas. Dwi juga pernah menjabat sebagai Dirut Pertamina dan Dirut Semen Indonesia. Selanjutnya, Amien Sunaryadi yang merupakan mantan Kepala SKK Migas. Sebelum di SKK, ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua KPK. Saat ini, Amien dipercaya sebagai Waki Komisaris Utama Freeport Indonesia

Kemudian ada juga nama Erick Thohir. Ia merupakan pendiri Mahaka Group yang menaungi sejumlah media. Ia juga sempat menjadi pemilik klub sepak bola Inter Milan. Pada Pilpres 2019, ia dipercaya menjadi Ketua Tim Pemenangan Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf dan

berhasil mengantarkan Jokowi kembali terpilih.

Di posisi kelima kembali muncul nama Arcandra. Menteri ESDM yang pernah menjabat selama 20 hari ini rupanya masih dijagokan. Sedangkan juru kunci dipegang oleh Satya Widya Yudha, anggota DPR yang berlatarbelakang di industri migas luar negeri.

Siapa yang akan dipilih Jokowi?

#menteri   #esdm   #kabinet   #jokowi