FSPPB Apresiasi Keberhasilan Penanggulangan Insiden di PHE ONWJ

Doci
FSPPB Apresiasi Keberhasilan Penanggulangan Insiden di PHE ONWJ
Presiden FSPPB, Arie Gumilar

OFFSHORE Indonesia - Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) mengapresiasi keberhasilan seluruh tim yang terlibat dalam penanganan anjungan YYA-1 milik Pertamina Hulu Energi ONWJ. Diketahui, peristiwa gelembung gas tersebut terjadi sejak 12 Juli 2019 dan kini akhirnya betul-betul berhasil dihentikan.

"Upaya-Upaya yang dilakukan Pertamina dengan penuh komitmen dan dukungan dari seluruh elemen yang ada di internal maupun eksternal Pertamina melalui penanggulangan dengan metode pengeboran relief well sumur YYA-1 RW sejak tanggal 1 Agustus 2019, Alhamdulillah pada tanggal 21 September 2019 pukul 10.30 WIB telah mencapai milestone baru dalam penanganan sumur YYA-1 dimana sumur YYA-1 sudah berhasil terkoneksi dan dipastikan akan terkunci secara permanen, dalam artian sumur YYA-1 sudah dapat dikendalikan," ujar Presiden FSPPB Arie Gumilar dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (27/9/2019).

Terkait wilayah terdampak, Pertamina juga telah menangani dengan baik sehingga tidak akan menimbulkan dampak lanjutan, terutama penanganan dampak sosial dan lingkungannya.

"Kami mengapresiasi seluruh Pekerja Pertamina yang telah bahu membahu dan tak kenal lelah atas kerja kerasnya memberikan yang terbaik agar insiden tersebut dapat terselesaikan.
Apresiasi juga kami berikan kepada seluruh jajaran direksi Pertamina atas komitmen yang kuat dalam seluruh proses kegiatan penanggulangan ini," ujar Arie.

Arie melanjutkan, keberhasilan ini juga tak lepas dari konstribusi dan keterlibatan masyarakat setempat, pemerintah pusat serta daerah dan berbagai pihak yak terlibat secara langsung maupun tidak langsung.

Dalam hal ini, sambung Arie, Pertamina sekali lagi telah membuktikan kemampuan dirinya dalam mengatasi segala macam permasalan di tengah-tengah banyaknya pihak yang meragukan kemampuan Pertamina, juga di tengah konstelasi yang dihadapi dalam mewujudkan visinya menjadi Perusahaan Energi Kelas Dunia serta menjadi pilar utama mewujudkan kedaulatan energi nasional.

Menurut Arie, FSPPB bersama perusahaan secara aktif terus menerus berupaya mewujudkan visi tersebut, dalam hal ini masih bergerak secara agresif untuk mengembangkan proses bisnisnya seperti melakukan akuisisi lapangan lapangan migas di luar negeri antara lain Madagascar, Tanzania dan Nigeria beberapa waktu yang lalu. 

Selain itu juga berusaha untuk terus mengembangkan potensi Energi Baru Terbarukan (EBT), mengembangkan proyek RDMP, dan lainnya. Semua itu dilakukan oleh perusahaan yang tidak lepas dari peran strategis pekerja sebagai upaya menjaga ketahanan energi nasional.

"Pada akhirnya, dengan segala situasi dan kondisi yang dialami Pertamina saat ini diharapkan ke depan menjadi lebih tangguh, kuat dan dicintai oleh seluruh rakyat Indonesia," pungkas Arie.

#FSPPB   #Pertamina   #ONWJ   #PHE